/ Модель

Характеристики

Контекст
1 024 токена
Параметры
124 млн
Архитектура
t5 · dense

t5-base-indonesian-summarization-cased

СуммаризацияТекст → текст3 профессии

Дообученная модель T5 для автоматической суммаризации текстов на индонезийском языке.

192скачиваний за 30 дней7лайковвеса обновлены23 июн 2021

Бенчмарки

Как модель справилась с задачами пользователей ailist и что о ней публикуют открытые лидерборды

Тесты пользователейпока нет

Никто ещё не опубликовал тест этой модели. Соберите бенчмарк из своих задач — результат появится здесь.

  1. Добавьте модель в бенчмарк

    Вместе с другими моделями категории «Текст» — сравнение идёт внутри одной категории.

  2. Опишите свои задачи

    Напишите запросы, при необходимости приложите файлы и эталонные ответы.

  3. Запустите и опубликуйте

    Модели ответят на каждую задачу, судья оценит ответы. Опубликованный результат появится на этой странице.

Публичные оценки

Из открытых лидербордов. Сравнивайте результаты одного теста при одинаковых условиях — отсутствие оценки не значит, что модель хуже.

В подключённых источниках результатов для этой модели пока нет.

Что умеет модель

Описание составлено по карточке модели и метаданным Hugging Face

panggi/t5-base-indonesian-summarization-cased — дообученная модель семейства T5 для суммаризации текстов на индонезийском языке. Разработчик дообучил T5 base summarization model на датасете IndoSum; в карточке также указана базовая модель huseinzol05/t5-base-bahasa-summarization-cased. Модель имеет архитектуру T5ForConditionalGeneration, около 123,8 млн параметров и контекст длиной до 1024 токенов; доступны веса PyTorch и Flax.

Модель предназначена для создания краткого содержания индонезийских текстов, например новостных материалов из домена, представленного в IndoSum. Она принимает текст и генерирует текстовое резюме. Лицензия в предоставленных данных не указана.

Сценарии применения

  • сокращение индонезийских новостных статей
  • создание краткого содержания индонезийских текстов
  • подготовка резюме материалов для быстрого чтения

Ограничения

Модель рассчитана на индонезийский язык и контекст до 1024 токенов. Данные не содержат сведений о лицензии.

Для каких профессий подходит3

Разделы каталога профессий, в задачах которых используется эта модель

Все профессии

Карточка модели

README от автора на Hugging Face, как он его опубликовал

Открыть на Hugging Face

Indonesian T5 Summarization Base Model

Finetuned T5 base summarization model for Indonesian.

Finetuning Corpus

t5-base-indonesian-summarization-cased model is based on t5-base-bahasa-summarization-cased by huseinzol05, finetuned using indosum dataset.

Load Finetuned Model

from transformers import T5Tokenizer, T5Model, T5ForConditionalGeneration

tokenizer = T5Tokenizer.from_pretrained("panggi/t5-base-indonesian-summarization-cased")
model = T5ForConditionalGeneration.from_pretrained("panggi/t5-base-indonesian-summarization-cased")

Code Sample

from transformers import T5Tokenizer, T5ForConditionalGeneration

tokenizer = T5Tokenizer.from_pretrained("panggi/t5-base-indonesian-summarization-cased")
model = T5ForConditionalGeneration.from_pretrained("panggi/t5-base-indonesian-summarization-cased")

# https://www.sehatq.com/artikel/apa-itu-dispepsia-fungsional-ketahui-gejala-dan-faktor-risikonya
ARTICLE_TO_SUMMARIZE = "Secara umum, dispepsia adalah kumpulan gejala pada saluran pencernaan seperti nyeri, sensasi terbakar, dan rasa tidak nyaman pada perut bagian atas. Pada beberapa kasus, dispepsia yang dialami seseorang tidak dapat diketahui penyebabnya. Jenis dispepsia ini disebut dengan dispepsia fungsional. Apa saja gejala dispepsia fungsional? Apa itu dispepsia fungsional? Dispepsia fungsional adalah kumpulan gejala tanpa sebab pada saluran pencernaan bagian atas. Gejala tersebut dapat berupa rasa sakit, nyeri, dan tak nyaman pada perut bagian atas atau ulu hati. Penderita dispepsia fungsional juga akan merasakan kenyang lebih cepat dan sensasi perut penuh berkepanjangan. Gejala-gejala tersebut bisa berlangsung selama sebulan atau lebih. Dispepsia ini memiliki nama “fungsional” karena kumpulan gejalanya tidak memiliki penyebab yang jelas. Dilihat dari fungsi dan struktur saluran pencernaan, dokter tidak menemukan hal yang salah. Namun, gejalanya bisa sangat mengganggu dan menyiksa. Dispepsia fungsional disebut juga dengan dispepsia nonulkus. Diperkirakan bahwa 20% masyarakat dunia menderita dispepsia fungsional. Kondisi ini berisiko tinggi dialami oleh wanita, perokok, dan orang yang mengonsumsi obat anti-peradangan nonsteroid (NSAID). Dispepsia fungsional bisa bersifat kronis dan mengganggu kehidupan penderitanya. Namun beruntung, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk mengendalikan gejala dispepsia ini. Strategi tersebut termasuk perubahan gaya hidup, obat-obatan, dan terapi.Ragam gejala dispepsia fungsional Gejala dispepsia fungsional dapat bervariasi antara satu pasien dengan pasien lain. Beberapa tanda yang bisa dirasakan seseorang, yaitu:  Sensasi terbakar atau nyeri di saluran pencernaan bagian atas  Perut kembung  Cepat merasa kenyang walau baru makan sedikit  Mual  Muntah  Bersendawa  Rasa asam di mulut  Penurunan berat badan  Tekanan psikologis terkait dengan kondisi yang dialami  Apa sebenarnya penyebab dispepsia fungsional?  Sebagai penyakit fungsional, dokter mengkategorikan dispepsia ini sebagai penyakit yang tidak diketahui penyebabnya.   Hanya saja, beberapa faktor bisa meningkatkan risiko seseorang terkena dispepsia fungsional. Faktor risiko tersebut, termasuk:  Alergi terhadap zat tertentu  Perubahan mikrobioma usus  Infeksi, seperti yang dipicu oleh bakteriHelicobacter pylori  Sekresi asam lambung yang tidak normal  Peradangan pada saluran pencernaan bagian atas  Gangguan pada fungsi lambung untuk mencerna makanan  Pola makan tertentu  Gaya hidup tidak sehat  Stres  Kecemasan atau depresi  Efek samping pemakaian obat seperti obat antiinflamasi nonsteroid  Penanganan untuk dispepsia fungsional  Ada banyak pilihan pengobatan untuk dispepsia fungsional. Seperti yang disampaikan di atas, tidak ada penyebab tunggal dispepsia ini yang bisa diketahui. Gejala yang dialami antara satu pasien juga mungkin amat berbeda dari orang lain.  Dengan demikian, jenis pengobatan dispepsia fungsional juga akan bervariasi. Beberapa pilihan strategi penanganan untuk dispepsia fungsional, meliputi:  1. Obat-obatan  Ada beberapa jenis obat yang mungkin akan diberikan dokter, seperti  Obat penetral asam lambung yang disebut penghambat reseptor H2  Obat penghambat produksi asam lambung yang disebut proton pump inhibitors  Obat untuk mengendalikan gas di perut yang mengandung simetikon  Antidepresan seperti amitriptyline  Obat penguat kerongkongan yang disebut agen prokinetik  Obat untuk pengosongan isi lambung seperti metoclopramide  Antibiotik jika dokter mendeteksi adanya infeksi bakteri H. pylori 2. Anjuran terkait perubahan gaya hidup  Selain obat-obatan, dokter akan memberikan rekomendasi perubahan gaya hidup yang harus diterapkan pasien. Tips terkait perubahan gaya hidup termasuk:  Makan lebih sering namun dengan porsi yang lebih sedikit  Menjauhi makanan berlemak karena memperlambat pengosongan makanan di lambung  Menjauhi jenis makanan lain yang memicu gejala dispepsia, seperti makanan pedas, makanan tinggi asam, produk susu, dan produk kafein  Menjauhi rokok  Dokter juga akan meminta pasien untuk mencari cara untuk mengendalikan stres, tidur dengan kepala lebih tinggi, dan menjalankan usaha untuk mengendalikan berat badan.  Apakah penyakit dispepsia itu berbahaya?  Dispepsia, termasuk dispepsia fungsional, dapat menjadi kronis dengan gejala yang menyiksa. Jika tidak ditangani, dispepsia tentu dapat berbahaya dan mengganggu kehidupan pasien. Segera hubungi dokter apabila Anda merasakan gejala dispepsia, terlebih jika tidak merespons obat-obatan yang dijual bebas.  Catatan dari SehatQ  Dispepsia fungsional adalah kumpulan gejala pada saluran pencernaan bagian atas yang tidak diketahui penyebabnya. Dispepsia fungsional dapat ditangani dengan kombinasi obat-obatan dan perubahan gaya hidup.   Jika masih memiliki pertanyaan terkait dispepsia fungsional, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ bisa diunduh gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi penyakit terpercaya."
# generate summary
input_ids = tokenizer.encode(ARTICLE_TO_SUMMARIZE, return_tensors='pt')
summary_ids = model.generate(input_ids,
            max_length=100, 
            num_beams=2,
            repetition_penalty=2.5, 
            length_penalty=1.0, 
            early_stopping=True,
            no_repeat_ngram_size=2,
            use_cache=True)
summary_text = tokenizer.decode(summary_ids[0], skip_special_tokens=True)
print(summary_text)

Output:

'Dispepsia fungsional adalah kumpulan gejala tanpa sebab pada saluran pencernaan bagian atas. Gejala tersebut dapat berupa rasa sakit, nyeri, dan tak nyaman pada perut bagian atas. Penderita dispepsia fungsional juga akan merasakan kenyang lebih cepat dan sensasi perut penuh berkepanjangan. Gejala-gejala tersebut bisa berlangsung selama sebulan atau lebih.

Acknowledgement

Thanks to Immanuel Drexel for his article Text Summarization, Extractive, T5, Bahasa Indonesia, Huggingface’s Transformers

Как запустить

На своей GPU в ailist. Цена — по текущим предложениям провайдеров

GPU в ailist

Универсальный рантайм

Можно запустить

Подбираем GPU…

Класс архитектуры
T5ForConditionalGeneration
Ревизия весов
0fb07c3

0 моделей